Biaya Pengobatan Mahal, Kenali 10 Faktor Risiko Terkena Hipertensi

Biaya Pengobatan Mahal, Kenali 10 Faktor Risiko Terkena Hipertensi

 

 

topikviral.com – HINGGA saat ini hipertensi atau tekanan darah tinggi masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia setiap tahunnya termasuk di Indonesia. Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran pada penduduk usia 18 tahun sebesar 34,1%. Angka tersebut tentunya cukup tinggi dan mengkhawatirkan.

Terlebih hipertensi merupakan faktor risiko penyakit berbahaya seperti jantung, gagal ginjal, diabetes, dan stroke. Oleh karenanya, tidak heran bila pengobatan penyakit yang disebabkan oleh hipertensi memakan biaya cukup besar.

Data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyebutkan biaya pelayanan hipertensi terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada tahun 2016 biaya yang dibutuhkan sebesar Rp2,8 triliun. Kemudian pada tahun 2017 dan tahun 2018 biayanya mencapai Rp3 triliun.

Melansir Mayo Clinic, Rabu (17/7/2019), ada berbagai kondisi dan obat-obatan yang dapat menyebabkan hipertensi. Mulai dari gangguan tidur sleep apnea, masalah ginjal, masalah tiroid, kelainan bawaan di pembuluh darah, obat-obatan tertentu seperti pil KB, obat flu, dekongestan, dan penghilang rasa sakit, serta obat-obatan terlarang seperti kokain dan amfetamin. Namun di sisi lain ada pula faktor yang meningkatkan risiko seseorang terkena hipertensi. Berikut ulasannya seperti yang Okezone rangkum :

 

1. Usia

Risiko hipertensi meningkat seiring bertambahnya usia. Sampai sekira usia 64 tahun, hipertensi lebih sering terjadi pada pria. Sedangkan wanita lebih mungkin mengalami tekanan darah tinggi setelah usia 65 tahun.

 

2. Ras

Hipertensi sangat umum di antara orang-orang keturunan Afrika. Selain itu, hipertensi biasanya terjadi di usia lebih awal.

 

3. Riwayat keluarga

Hipertensi cenderung terjadi karena faktor genetika. Jika ada keluarga yang menderita darah tinggi, sebaiknya segera terapkan pola hidup sehat.

 

Updated: July 17, 2019 — 8:23 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *