Selingkuh Bukan Penyebab Utama Perceraian, Psikolog Ungkap Umur Ideal Menikah

Selingkuh Bukan Penyebab Utama Perceraian, Psikolog Ungkap Umur Ideal Menikah

topikviral.com – tingginya angka kasus perceraian di Gresik, Jawa Timur, mendapat perhatian dari banyak pihak. Berdasarkan data, hingga pertengahan 2019 sudah ada 927 kasus perceraian.

Penyebab perceraian cukup bervariasi, namun ada 2 penyebab yang angkanya cukup signifikan. Pertama adalah faktor ekonomi yang jumlahnya mencapai 459 kasus.

Berbicara mengenai ekonomi, terkadang pasangan bercerai bukan hanya karena pihak suami tidak mampu memenuhi kebutuhan rumah tangga. Ada beberapa pasangan yang bercerai karena penghasilan istri jauh lebih besar.

Menurut psikolog klinis dewasa, Arrundina Puspita Dewi, M.Psi, penghasilan istri yang lebih besar seringkali dapat membuat suami merasa inferior dan tidak nyaman. Hal ini dikarenakan suami merasa istri terlalu mandiri, sehingga tidak membutuhkan perannya lagi. Sementara di dalam diri suami ada semacam kebutuhan atau keinginan untuk menjadi pahlawan.

“Kondisi itu terkait dengan peran tradisional pria yang sudah melekat seperti melindungi keluarga secara finansial. Memang ada saja kasus perceraian yang penyebabnya karena istri berpenghasilan lebih tinggi dari suami, apalagi ketika komunikasi antar pasangan tidak dilakukan dua arah,” ujar Arrundina kepada Okezone dalam pesan singkatnya.

Dia mengatakan, untuk mencegah terjadinya perceraian karena penghasilan istri jauh lebih besar dari suami, maka pasangan harus saling berkomunikasi dan negosiasi.

 

Pasangan suami istri pun perlu melakukan pembicaraan guna menemukan titik tengah yang bisa memenuhi kebutuhan emosional masing-masing. Salah satunya berkaitan dengan masalah penghasilan dan peran di dalam rumah tangga.

Sementara itu, penyebab kedua tertinggi terjadinya perceraian adalah perselisihan terus menerus. Jumlah karena faktor tersebut mencapai 237 kasus.

Updated: July 24, 2019 — 6:23 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *